Urun Rembug
Yogyakarta – Upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Yogyakarta kembali dilanjutkan melalui Urun Rembug Kota Kreatif yang digelar pada Selasa (15/10/2024) di JogJazz Café. Forum ini menghadirkan Tim 10 Percepatan Pengembangan Ekonomi Kreatif, komunitas, dan perwakilan pemerintah kota dalam diskusi terbuka mengenai arah pembangunan industri kreatif di masa depan.
Rapat yang dipimpin oleh Plt. Kepala Bagian Perekonomian dan Kerja Sama ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi lintas komunitas dan pemerintah untuk memperkuat jejaring.
Dalam diskusi, Dinda Intan Pramesti Putri dari Jogja Festivals menekankan perlunya pemetaan industri kreatif agar pemerintah dan komunitas memahami kekuatan subsektor kreatif di kota ini.
Sementara itu, Arsita Pinandita dari Nandur Srawung Fest menyoroti isu klasik yang hingga kini belum terselesaikan, yakni minimnya infrastruktur publik untuk kegiatan kreatif. Tagar #JogjaDaruratVenue disebut masih relevan, terutama dengan semakin terbatasnya ruang seperti Lapangan Kenari yang akan dialihfungsikan untuk pembangunan Gedung DPRD DIY.
Kritik dan masukan juga datang dari komunitas film dan pengembang gim. Kurnia Yudha dari Komunitas Film Dokumenter mengungkapkan masih kurangnya ruang interaksi yang representatif bagi komunitas film. Sedangkan Achmad Jodhy dari GameLan menambahkan bahwa komunitas developer gim belum memiliki basecamp yang layak.
Menanggapi hal itu, pemerintah melalui Bappeda menyarankan perlunya kajian kebutuhan ruang seni sekaligus pemetaan aset milik Pemkot yang bisa dimanfaatkan. Plt. Kepala Bagian Perekonomian dan Kerja Sama juga membuka peluang untuk pertemuan lanjutan di PDIN bersama komunitas GameLan guna menjajaki pemanfaatan ruang di sana.
Affi Khresna dari Jogja Creative Society memantik diskusi tentang pentingnya kerjasama dengan asosiasi agar kolaborasi semakin solid. Selain itu, pemerintah kota juga membuka wacana untuk melibatkan pelaku industri kreatif dalam agenda promosi dan pameran nasional, termasuk melalui forum APEKSI.
Sebagai tindak lanjut, forum ini menyepakati untuk mempersiapkan Urun Rembug Kota Kreatif berikutnya pada 22 Oktober 2024 bersama Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta.
Dengan semakin banyaknya suara dari komunitas yang diserap, diharapkan pertemuan lanjutan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih berpihak pada kebutuhan pelaku ekonomi kreatif sekaligus memperkuat branding Yogyakarta sebagai kota kreatif yang berkelanjutan.